Breaking the Silence for Medical Students with CIMSA UNAIR : Belajar Bahasa Isyarat Bersama Teman Tuli

Calon tenaga medis kelak akan dihadapkan dengan berbagai macam manusia dengan karakter hingga kemampuan fisik yang berbeda. Tidak menutup kemungkinan bahwa nanti para calon tenaga medis akan menemui pasien tunarungu sehingga diperlukan keterampilan komunikasi yang baik salah satunya adalah bahasa isyarat. Melalui Breaking the Silence for Medical Students with CIMSA UNAIR (BACILLUS) 2021 oleh SCOME CIMSA UNAIR dan bekerjasama dengan Teman Tuli melalui The Unspoken Ministry dan seorang dokter diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan anggota SCOME CIMSA UNAIR tentang Budaya Tuli termasuk BISINDO serta bagaimana melakukan anamnesis menggunakan bahasa isyarat.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini BACILLUS tidak berkolaborasi dengan SCORP CIMSA UNAIR namun lebih difokuskan pada kemampuan anggota SCOME CIMSA UNAIR dalam memahami dan mengaplikasikan bahasa isyarat pada Teman Tuli yang menjadi pasien. BACILLUS diadakan selama 3 hari, yaitu pada tanggal 7, 12, dan 14 Februari 2021 lalu secara online. Meskipun dilaksanakan secara online dipertengahan liburan semester, SCOME CIMSA UNAIR berhasil mengemas acara tersebut menjadi lebih interaktif dan tidak membosankan. Dengan diberikannya reward bagi peserta yang aktif menjawab serta games yang menarik berhasil membuat acara BACILLUS menjadi lebih interaktif.

Sebagai acara yang rutin diadakan setiap tahun, panitia berharap untuk tahun selanjutnya BACILLUS dapat lebih bervariasi dari segi pihak eksternal hingga rangkaian event yang telah dipersiapkan dengan matang dan lebih baik dari tahun ini. Selain itu, diharapkan juga BACILLUS dapat terus memberikan manfaat guna mempersiapkan diri menjadi seorang tenaga medis yang kompeten di masa mendatang.

Penulis: Brigita Deya W., Kedokteran 2019
Editor: Tazkia Izzatun, Kedokteran 2020

Leave a Reply