Tiga Mahasiswa Klinik Raih Juara 3 pada RespiQuizz dalam The 22nd International Meeting on Respiratory Care Indonesia (RESPINA) 2021

Pandit Bagus Tri Saputra (Kedokteran 2015), Nabila Izzati (Kedokteran 2015), dan Kevin Luke (Kedokteran 2016) berhasil menyabet juara 3 dalam lomba RespiQuizz dalam rangkaian kegiatan The 22nd International Meeting on Respiratory Care Indonesia (RESPINA) 2021 yang diselenggarakan oleh The Society of Respiratory Care Indonesia. Lomba yang diadakan pada 20 – 21 Maret 2021 kali ini bertemakan Emergency Respiratory Disease.

Untuk bisa mengikuti lomba ini tidaklah mudah, ada seleksi ketat melalui wawancara oleh Arif Bachtiar, dr., Sp.P(K), Farah Fatmawati, dr., Sp.P(K), dan Irmi Syafaah, dr., Sp.P(K). Berbagai pertanyaan pun wajib dikuasi oleh calon peserta, seperti ilmu dasar, klinis penyakit, tatalaksana penyakit, hingga hal-hal tak terduga seputar ekonomi, bisnis, dan sebagainya. Pandit dan tim sendiri mengaku sangat tertarik dan menyukai ilmu seputar paru dan jantung, apalagi tahun ini RespiQuizz bertemakan Emergency Respiratory Disease. Pandit dan tim pun dibimbing, dilatih, dan difasilitasi dengan sengat baik serta ada grup pembinaan khusus yang membantu Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dapat meraih juara.

Lomba yang hadir sejak 2013 ini memeiliki beberapa tahapan. Tahap penyisihan berupa multiple choice question (MCQ) dengan soal berupa kasus yang unpredictable, namun peserta sudah disiapkan dan dilatih sebelumnya. Tahap final, diambil 3 besar dilaksanakan didepan seluruh peserta symposium, salah satu dari rangkain acara The 22nd International Meeting on Respiratory Care Indonesia (RESPINA) 2021. Disitu, ketiga tim akan diberikan soal dan diberi waktu untuk menjawab secara cepat dan tepat.

Setelah perselisihan yang sangat ketat, didapatkan tim FK UNAIR membawa pulang juara 3 RespiQuizz dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai juara satu dan UIN Syarif Hidayatullah sebagai juara dua. Dari tahun ketahun pun FK UNAIR sudah memiliki track record yang bagus pada lomba ini. “Harapannya adik-adik bisa ambil tropi juara 1 lagi, hingga 5 tahun kedepan berturut-berturut. Ikut aja deh seleksinya, gabakal rugi. FK unair itu budaya menang maka jika ingin meang harus ada komitmen yg tinggi dan teruslah menjadi pembelajar yang tidak pernah merasa cukup” ujar Pandit (22/3) saat ditanya harapan untuk kedepannya. Jadi untuk KM FK UNAIR yuk selalu berprestasi!!

Penulis: Zumara Ma’rifah (Kedokteran 2018)